Muhammad Wisnu Septian 9H (24)
Wisnu 9H 24
Gua Wareh
Gua Wareh merupakan gua kecil yang terletak di kaki perbukitan kapur utara, tepatnya di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Meskipun kecil, namun Gua Wareh ini memiliki sumber mata air yang digunakan untuk keperluan sehari - hari bagi masyarakat sekitar. Gua Wareh ini menghasilkan air yang jernih dan segar. Kejernihan air dari gua ini bisa dilihat dari warna air yang jernih dan segar, serta tampak hijau alami.
Gua Wareh ini terbentuk saat Dewi Supraba yang menjadi kekasih dari Arjuna, dikejar-kejar Prabu Miratakaca karena ingin Dewi Supraba sebagai istrinya. Awal mula nya terjadi pertempuran di Desa Jimbaran yang terletak di sebelah timur dari Gua Wareh dan berjarak 2 km dari Gua Wareh. Disanalah terjadi pertempuran antara Prabu Miratakaca dengan Arjuna, ternyata Prabu Miratakaca ini sate tidak menggunakan senjata apapun sehingga Arjuna lari beserta rombongannya yang terdiri dari Dewi Supraba dan Punakawan. Mereka berlari sehingga sampai Gua Wareh, lalu mereka berhenti karena kelaparan, kehausan, karena di kejar-kejar Prabu Miratakaca. Setelah sampai di Gua Wareh, ternyata dulunya hanya berupa Gua dan belum terdapat mata air yang mengalir seperti saat ini. Dewi Supraba pun menangis karena melihat kekasihnya terluka dan dirinya sendiri pun terluka, mereka yang kehausan akhirnya mencari air di sekitar gua tapi tidak menjumpai air. Kemudian Semar memerintahkan Arjuna untuk menancapkan panah ke tanah, setelah panah itu dicabut keluarlah mata air.
Mereka serombongan kemudian meminum air tersebut sambil beristirahat melepas lelah. Jadi, air yang mengalir di Gua Wareh adalah air yang keluar dari tanah bekas tancapan panah Arjuna. Kemudian lama-lama membesar dan menjadi sungai seperti sekarang. Air tadi adalah untuk menenangkan Dewi Supraba yang menangis yang dalam bahasa Jawa menenangkan berarti "reh-reh" sehingga lama-lama menjadi "Wareh" hingga di namai Gua Wareh.
Daya tarik Gua Wareh ini ada 2, yang pertama renang sedangkan yang kedua melihat dalam Gua Wareh. Untuk masuk ke gua tidak ditarif, hanya wisatawan membayar tarif parkir Rp.3 ribu sampai Rp.5 ribu untuk motor dan mobil. Gua Wareh ini di kelola ketua kelompok Sadar Wisata Semar Wareh yaitu Adie Saputra wisata ini buka jam 08.00 dan tutup jam 17.00 WIB serta buka setiap hari.
>Dokumentasi
Komentar
Posting Komentar